Cerita Alumni: Dari Kelas LPK Sewoon ke Pabrik di Ansan
"Saya tidak menyangka, dari pesantren di Ponorogo bisa sampai pabrik elektronik di Ansan, Korea. Semua berkat LPK Sewoon yang mengajari saya dari nol."
Begitu cerita Bapak Joko (28), alumni LPK Sewoon Ponorogo angkatan pertama. Setelah 8 bulan pelatihan intensif, ia berhasil lulus EPS-TOPIK dan kini bekerja di pabrik manufaktur elektronik di Ansan, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan.
Proses dari Awal
"Awalnya saya hanya tahu kata anyeonghaseyo. Tapi pengajar di LPK sangat sabar, kelas reguler 4 hari per minggu, plus drill soal setiap akhir pekan."
Tantangan Terbesar
"Tata bahasa Korea sangat berbeda dengan Bahasa Indonesia, urutan kalimatnya terbalik. Tapi kalau konsisten 6 bulan saja, sudah bisa bicara dasar."
Pesan untuk Calon Siswa
"Niat dan disiplin adalah kunci. LPK Sewoon menyediakan semua tools — buku, simulasi, tutor — tinggal kita yang mau atau tidak. Pergi migrant, pulang juragan!"
Bagikan artikel ini: